Latest Post
07.46
Akhirnya setelah penantian selama kurang lebih 17 tahun, Persib Bandung akhirnya meraih satu trofi yaitu CELEBES CUP 2012 dengan mengalahkan Sriwijaya FC di final pada tanggal 04 November 2012 di Stadion Siliwangi dengan skor 1 - 0, Gelar ini tentu saja memberikan efek yang sangat baik untuk skuad persib bandung yang sebentar lagi akan dihadapkan pada kompetisi sesungguhnya yaitu Indonesian Super League (ISL), Kemenangan melawan Sriwijaya juga mengukuhkan Persib sebagai Juara CELEBES CUP 2012 setelah pada tahun 2011 Juara CELEBES CUP adalah Makassar United. Semoga pencapaian ini tidak menjadikan skuad Persib menjadi puas diri, ini merupakan sebuah awal dari perjalanan yang panjang musim 2012 nanti, semoga hasil yang begitu baik ini menjadi obat bagi para jutaan bobotoh yang telah menantikan sekian lama sebuah gelar. Kita doakan PERSIB BANDUNG MENJADI KAMPIUN ISL 2012. Amin :)
SEJARAH PERSIB
Written By ockyism on Rabu, 05 Desember 2012 | 07.46
Persib Bandung, atau sering disingkat menjadi Persib (Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung) adalah salah satu tim sepak bola Indonesia. Catatan prestasi tim ini relatif stabil di papan atas sepak bola Indonesia, sejak era Perserikatan sampai ke Liga Indonesia masa kini.
Sebelum bernama Persib Bandung, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.
Atot pulalah yang tercatat sebagai Komisaris Daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega di depan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan di luar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara, Jakarta.
Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (sekarang Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI
dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB
dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian
kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil
masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.
BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga
diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepak bola Indonesia
Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak
sebagai Ketua Umum. Klub-klub yang bergabung ke dalam Persib adalah
SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA,
dan Merapi.
Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934,
dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali
masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.
Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang-orang Belanda
yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini
kerap memandang rendah Persib. Seolah-olah Persib merupakan perkumpulan
"kelas dua". VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah
pertandingan-pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib ketika itu
sering dilakukan di pinggiran Bandung, seperti Tegallega dan Ciroyom.
Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang
digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang di dalam Kota Bandung dan tentu
dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan di pusat kota, UNI dan SIDOLIG.
Persib memenangkan "perang dingin" dan menjadi perkumpulan sepak bola
satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang
tadinya bernaung di bawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung
dengan Persib. Bahkan VBBO (sempat berganti menjadi PSBS sebagai suatu
strategi) kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka
pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.
Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang,
kegiatan persepak bolaan yang dinaungi organisasi dihentikan dan
organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan
juga di seluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa
vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan
baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.
Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk
begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi
berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang,
tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah
sedikitpun.
Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali
menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib
untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar di berbagai kota,
sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit-prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.
Baru tahun 1948
Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian
membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup
lagi oleh Belanda (NICA) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia
Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja
dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa
pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara
lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.
Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada
satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, dekade 1950-an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah-pindah sekretariat. Wali Kota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R. Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.
Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi
perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib
tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.
Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis
pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan
keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995.
Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus
dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan
menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil
menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.
Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya
terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.
Sebagai tim yang dikenal baik, Persib juga dikenal sebagai klub yang
sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun
senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Ajat Sudrajat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nur'alim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan dan Eka Ramdani
merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.Sampai saat ini
Persib Bandung adalah tim Indonesia yang bisa di bilang paling
dibanggakan oleh Indonesia karena prestasi dan kemampuannya.
Akhirnya setelah penantian selama kurang lebih 17 tahun, Persib Bandung akhirnya meraih satu trofi yaitu CELEBES CUP 2012 dengan mengalahkan Sriwijaya FC di final pada tanggal 04 November 2012 di Stadion Siliwangi dengan skor 1 - 0, Gelar ini tentu saja memberikan efek yang sangat baik untuk skuad persib bandung yang sebentar lagi akan dihadapkan pada kompetisi sesungguhnya yaitu Indonesian Super League (ISL), Kemenangan melawan Sriwijaya juga mengukuhkan Persib sebagai Juara CELEBES CUP 2012 setelah pada tahun 2011 Juara CELEBES CUP adalah Makassar United. Semoga pencapaian ini tidak menjadikan skuad Persib menjadi puas diri, ini merupakan sebuah awal dari perjalanan yang panjang musim 2012 nanti, semoga hasil yang begitu baik ini menjadi obat bagi para jutaan bobotoh yang telah menantikan sekian lama sebuah gelar. Kita doakan PERSIB BANDUNG MENJADI KAMPIUN ISL 2012. Amin :)
Label:
Sport
11.49
(ocky Hafidz)
Sumber dan Referensi :
RISET DAN PENEMUAN DIBIDANG HCI (Human-Computer Interaction)
Written By ockyism on Rabu, 07 November 2012 | 11.49
Riset atau Penemuan Terbaru di Bidang HCI
Masa depan manusia dan mesin
Pada tahun 2020 istilah ‘antarmuka’ (interface) dan ‘pengguna’ (user) akan hilang di saat komputer akan bergabung lebih erat dengan manusia. Ini adalah salah satu perkiraan yang disebut dalam laporan yang disusun dengan bantuan Microsoft berdasarkan pembahasan 45 akademisi dari berbagai bidang ilmu komputer, sosial, sosiologi dan psikologi.
Laporan tersebut memperkirakan perubahan mendasar dalam bidang yang disebut Interaksi Manusia dan Komputer (Human-Computer Interaction atau HCI).
Maka ditahun 2020 kegiatan manusia akan semakin menyatu dengan mesin, kata laporan itu. Komputer akan dapat mengantisipasi apa yang diinginkan manusia, yang akan membutuhkan panduan baru untuk mengatur hubungan manusia dengan mesin.
Salah satu rekomendasi bagi arah Interaksi Manusia dan Komputer (Human-Computer Interaction) di masa depan, laporan itu mengusulkan dibutuhkan keterlibatan lebih besar dengan pemerintah dan para pembuat kebijakan.
Model mental HCI
Sejak adanya temuan-temuan yang dilakukan oleh para peneliti HCI tentang fungsionalitas sistem, yakni “apa yang diketahui oleh pemakai tentang sistem perangkat lunak komputer” dan usability sistem, yakni “apa yang harus dilakukan oleh pemakaiterhadap sistem ” mendorong perkembangan riset dalam HCI tersebut.
Riset yang dilakukan pada akhir-akhir ini mulai berfokus kepada jenis-jenispengetahuan pemakai ketika ia menggunakan sistem komputer. Konsep model mental terhadap sistem adalah topik utamanya. Studi representasi pengetahuan yang berbasis komputer ini menghasilkan keuntungan-keuntungan antara lain studi ini bisa menggali basis perilaku teoritis, seperti perilaku khusus pemakai terhadap tugasnya. Studi jenis ini juga berkaitan dengan representasi mental.
Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.
Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga.
Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.
Perpustakaan digital
Terkoneksi secara total bisa menjadi tidak berarti jika semua yang didapatkan oleh Wikimuers di internet adalah foto-foto panas artis Ayu Azhari. Tetapi digitalisasi semua pekerjaan manusia yang terakumulasi sudah diproses dengan cepat sekarang ini. Semua jalur MIT sekarang sudah online dan jika anda belum pernah melakukannya, lakukan cek di Google Book Search.
Akan tiba suatu masa bagi kita ketika setiap pertanyaan yang faktual akan dapat langsung dijawab dengan segera, secara online. Tetapi sayangnya, pertanyaan-pertanyaan anda di internet biasanya selalu yang gampang-gampang saja, jadi tidak sebanding dengan kecanggihannya.
Alat cetak desktop 3 dimensi
Daripada Anda harus ke toko untuk membeli perkakas yang dibutuhkan, lebih baik Anda men-download sebuah rancangan perkakas pilihan kita lalu mewujudkannya di dalam sebuah alat cetak desktop 3 dimensi. Langkah selanjutnya adalah anda mendisain sendiri perkakas-perkakas, memposting desain-desain tersebut, menjualnya dan seterusnya. Usaha rumah tangga dalam bidang pembuatan mainan anak-anak, peralatan dapur, dan barang kerajinan penghias rumah, yang sering dianggap remeh, sekarang akan menjadi raja!
Pengembangan secara luas internet nirkabel
Internet Nirkabel WiMAX
Internet Nirkabel 3G
WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access=Jaringan mendunia dengan kemampuan bertukar informasi secara cepat dan baik dengan akses gelombang mikro ), 3G (3 rd Generation), 4G (4 th Generation) dll., adalah teknologi yang mengacu pada suatu sistem internet nirkabel yang menyebar, semua menjadi terhubung secara online ke mana-mana, sepanjang waktu, dan berkesinambungan. Hal tersebut menyiratkan kemungkinan adanya hubungan atau koneksi secara penuh antara dua alat secara acak. Anda ingin memeriksa atau mematikan alarm di pintu rumah dari telepon genggam? Itu akan menjadi gampang. Lebih mudah dari pada melepaskan colokannya secara konvesional.
untuk memlihat video atau streaming HCI :
(ocky Hafidz)
Sumber dan Referensi :
- IT Virtual magazine page 34 - 36
- Youtube HCI
- Chip.co.id
- useit.com/jakob/ahci5book
20.36
Printer
adalah sebuah periperal yang biasa kita gunakan setiap hari. Namun
tahukah anda model pertama alat ini hingga berevolusi menjadi printer
yang ada saat ini?
Printer dalam bahasa Indonesia berarti pencetak (alat cetak) dan seperti yang telah diketahui bersama, Printer adalah sebuah perangkat keluaran (output) berupa piranti keras (hardware) yang terhubung ke komputer atau perangkat digital lain yang mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan digital lainnya ke berbagai media cetak seperti kertas dan sejenisnya.
Istilah yang dikenal untuk resolusi printer pada umumnya adalah DPI (dot per inch), yaitu banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci yang dihasilkan sebuah printer. Semakin tinggi angka DPI dari sebuah printer, maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan dan demikian juga sebaliknya. Ada beberapa printer inkjet yang menawarkan kemampuan maksimal hanya sampai 1200×1200 dpi ada juga yang mampu mencetak gambar dengan resolusi sampai 5760×1440 dpi.
Printer dalam perkembangannya telah mengalami perubahan yang pesat sama halnya dengan perkembangan perangkat output dan input komputer lainnya. Perkembangan printer pun masih berlanjut hingga saat ini. Persaingan antar produsen printer semakin hebat dimana masing-masing produsen terus-menerus mengeluarkan inovasi dan produk terbaik mereka. Evolusi printer juga telah banyak dilakukan dari sejak ditemukannya perangkat ini hingga sekarang baik dari segi ukuran, kecepatan, harga, kualitas, kuantitas maupun teknik pengoperasiannya. Berdasar teknologi yang digunakan, printer dapat dikelompokkan menjadi :
Daisy Wheel
Printer
jenis ini menggunakan kumpulan huruf yang tersusun dalam sebuah
piringan. Oleh pemakainya, piringan tersebut dapat diganti-ganti sesuai
dengan jenis huruf yang diinginkan. Cara kerjanya relatif sangat lambat
dan tidak lebih cepat dari mesin ketik listrik biasa. Walaupun demikian,
kualitas huruf yang ditampilkan oleh printer jenis ini sangat bagus.
Kelemahan lain dari printer jenis ini adalah tidak bisa digunakan untuk mencetak gambar atau grafik. Pada saat mencetak, mekanisme printer jenis ini akan memutar piringan sehingga posisi huruf yang dibutuhkan bisa tepat pada tempat yang dibutuhkan.
Pada
posisi seperti itu, palu/pemukul (hammer) akan menekan huruf yang
bersangkutan sehingga menyentuh pita karbon dan kemudian akan diteruskan
diatas kertas yang berada dibalik karbon/pita, sehingga terjadilah
pencetakan huruf demi huruf.
Dikarenakan cara mencetak printer jenis ini berdasar huruf demi huruf, maka printer ini juga dikenal sebagai Character-Printer. Kecepatan cetaknya relatif lambat, berkisar 40 hingga 100 karakter per-detiknya.
Dot Matrix-Printer
Head
dari printer jenis ini, terdiri atas 7, 9 ataupun 24 jarum yang
tersusun secara vertikal dan membentuk akan sebuah kolom. Pada saat
bekerja, jarum yang ada akan membentuk gambar karakter melalui
gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas. Printer jenis ini juga
dikelompokkan dalam character printer. Kecepatan printer jenis ini
sangat bervariasi. Type yang terkenal dari printer jenis ini adalah seri
Epson LX-80 dengan kecepatan cetak 80 karakter per-detik.
Pada saat head-printer bergerak dari kiri ke kanan sambil menyentuh kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.
Setiap karakter yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unik yang terdiri dari berbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis warna (color) dan ada pula yang non-color. Untuk printer color, menggunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
Ink-Jet Printer
Printer
jenis ini adalah yang paling banyak digunakan hingga saat ini. Cara
kerja printer jenis ini adalah dengan menggunakan sistem yang berbeda
dibanding dengan dua printer sebelumnya. Proses pencetakkannya
menggunakan semprotan tinta (dimana proses penyemprotan diatur oleh
komputer) ke media cetak guna menghasilkan karakter ataupun gambar yang
diinginkan. Karena menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini
sama sekali tidak menimbulkan suara berisik seperti halnya
printer-printer sebelumnya.
Karena menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inci), maka hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan dua jenis printer sebelumnya, khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun grafik. Kelemahan printer jenis ini adalah, tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat yang bersamaan. (Untuk jenis printer sebelumnya, bisa menggunakan karbon, sehingga beberapa lembar kertas bisa dicetak secara bersama-sama).
Laser Jet Printer
Printer
jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai
oleh mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika
dibanding dengan printer-printer sebelumnya. Proses pencetakkannya
dilakukan dengan mem-fokuskan gambar yang akan dicetak titik demi titik
yang dilakukan oleh semi conductor laser dimana pada mesin foto-copy
biasa, pemfokusan gambar dilakukan oleh silinder yang berputar.
Karena output yang dihasilkan sangat memuaskan, maka printer jenis laser jet sangat cocok digunakan dalam dunia percetakan. Selain itu, pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk dari huruf yang bersangkutan
Plotter
Plotter
merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan
output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan
plotter pada sistem komputer, maka berbagai bentuk gambar akan dapat
disajikan secara prima. Landscape-arsitektur banyak menggunakan plotter
guna menghasilkan gambar landscape, potongan pohon, ataupun untuk
membantu memvisualisasikan efek dari segala kegiatan yang ada.
Head dari plotter terdiri dari beberapa buah pena berwarna yang secara terus-menerus akan bergerak keatas kertas gambar guna menghasilkan gambar yang sebelumnya telah dirancang pada sistem komputer. Secara umum, bagian yang ada di dalam plotter terbagi menjadi dua, yaitu drum-plotter dan table-top-plotters (flatbad). Flatbad plotter yang dilengkapi dengan pena ataupun gantungan pena yang selalu bergerak menelusuri permukaan kertas guna menghasilkan gambar
Inkjet Plotters merupakan plotter jenis lain yang bisa menghasilkan berbagai image dengan menggunakan semprotan tinta dari berbagai warna yang mana warna tersebut kemudian akan menempel pada kertas yang tergulung pada sebuah drum. Komputer yang dihubungkan dengan inkjet plotter ini, akan mengontrol pergerakan drum serta semprotan dari tinta yang bersangkutan. Inkjet plotter dapat menghasilkan berbagai kombinasi warna gambar secara cepat, tidak berisik, dan tepat.
Line-Printer
Line
printer merupakan printer yang mempunyai kemampuan untuk mencetak satu
baris (line) kata-kata dalam satu saat. Dengan demikian, kecepatan cetak
dari line printer ini sangat tinggi dibanding dengan karakter printer.
Line printer biasanya dihubungkan dengan mini ataupun mainframe
komputer.
Huruf-huruf yang ada tersusun dalam sebuah drum-huruf yang mempunyai panjang selebar kertas printer. Huruf-huruf pada drum printer ini akan berputar secara cepat, untuk kemudian menempatkan huruf pada posisinya, dan kemudian huruf-huruf tersebut akan menekan kertas sehingga menimbulkan bekas pada kertas untuk satu baris pada saat yang bersamaan.
Secara umum, kualitas huruf yang dihasilkan oleh line printer tidaklah begitu istimewa seandainya dibanding dengan hasil dari sebuah mesin ketik. Line printer memang digunakan bukan untuk kualitas hurufnya, tetapi yang diperlukan adalah kecepatannya dalam mencetak huruf baris demi baris. Secara umum, line printer sanggup mencetak antara 300 hingga 6.000 garis dalam satu menit (lpm).
Printer Digital
Beberapa
waktu yang lalu, keunggulan foto kamera digital hampir tenggelam oleh
terbatasnya tempat yang menyediakan jasa cetak foto digital. Disamping
itu, mutu dan kualitas gambar hasil cetak foto dari printer ink-jet,
ternyata tidak maksimal.
Sekarang dapat kita jumpai model-model terbaru printer portable yang dapat mencetak foto digital secara cepat dan pengoperasian yang sangat sederhana. Printer ini dapat mencetak gambar secara langsung dari kamera digital tanpa membutuhkan perangkat komputer. Walaupun demikian, printer jenis ini juga bisa dihubungkan dengan sebuah PC.
Pada sektor video, beberapa pabrikan juga telah melengkapi produk video kameranya yang dapat terhubung langsung dengan sebuah printer mini dimana output video dapat dikonversi langsung dalam bentuk digital.
Proses ini berlaku juga untuk proses sebaliknya dari digital ke-analog. Yang perlu dilakukan hanyalah menghubungkan kedua piranti melalui Bridge secara langsung tanpa melalui PC.
All in One Printer
Dewasa
ini printer jenis ini mulai banyak digemari karena printer ini
dilengkapi dengan banyak fitur dan fasilitas. Berbagai fitur peralatan
kantor dasar menjadi satu di dalam printer ini. Beberapa printer jenis
ini dilengkapi berbagai fitur unggulan dalam hal cetak (print), salin
(copy), pemindai (scanner), hingga mesin fax yang menjadi satu di dalam
printer ini. Beberapa printer jenis ini juga sudah menggunakan layer LCD
warna untuk menampilkan operasi yang sedang berjalan maupun hasil jadi
dokumen yang akan dicetak.
Printer jenis ini juga menggunakan piranti koneksi lengkap mulai dari port USB standard, network (Ethernet), wifi, hingga Bluetooth. Dengan resolusi cetak yang tinggi membuat printer jenis ini menjadi solusi terbaik dalam urusan cetak mencetak dan berbagai fasilitas pendukung di dalamnya akan makin memudahkan pekerjaan anda di kantor. Namun harga dari printer jenis ini memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan printer jenis lain yang tidak menggunakan beragam fitur selain hanya untuk mencetak saja.
video untuk history of printing :
Sumber
Printer dari gnerasi pertama hingga sekarang
Written By ockyism on Jumat, 26 Oktober 2012 | 20.36
Printer dalam bahasa Indonesia berarti pencetak (alat cetak) dan seperti yang telah diketahui bersama, Printer adalah sebuah perangkat keluaran (output) berupa piranti keras (hardware) yang terhubung ke komputer atau perangkat digital lain yang mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan digital lainnya ke berbagai media cetak seperti kertas dan sejenisnya.
Istilah yang dikenal untuk resolusi printer pada umumnya adalah DPI (dot per inch), yaitu banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci yang dihasilkan sebuah printer. Semakin tinggi angka DPI dari sebuah printer, maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan dan demikian juga sebaliknya. Ada beberapa printer inkjet yang menawarkan kemampuan maksimal hanya sampai 1200×1200 dpi ada juga yang mampu mencetak gambar dengan resolusi sampai 5760×1440 dpi.
Printer dalam perkembangannya telah mengalami perubahan yang pesat sama halnya dengan perkembangan perangkat output dan input komputer lainnya. Perkembangan printer pun masih berlanjut hingga saat ini. Persaingan antar produsen printer semakin hebat dimana masing-masing produsen terus-menerus mengeluarkan inovasi dan produk terbaik mereka. Evolusi printer juga telah banyak dilakukan dari sejak ditemukannya perangkat ini hingga sekarang baik dari segi ukuran, kecepatan, harga, kualitas, kuantitas maupun teknik pengoperasiannya. Berdasar teknologi yang digunakan, printer dapat dikelompokkan menjadi :
Daisy Wheel
Kelemahan lain dari printer jenis ini adalah tidak bisa digunakan untuk mencetak gambar atau grafik. Pada saat mencetak, mekanisme printer jenis ini akan memutar piringan sehingga posisi huruf yang dibutuhkan bisa tepat pada tempat yang dibutuhkan.
Dikarenakan cara mencetak printer jenis ini berdasar huruf demi huruf, maka printer ini juga dikenal sebagai Character-Printer. Kecepatan cetaknya relatif lambat, berkisar 40 hingga 100 karakter per-detiknya.
Dot Matrix-Printer
Pada saat head-printer bergerak dari kiri ke kanan sambil menyentuh kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.
Setiap karakter yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unik yang terdiri dari berbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis warna (color) dan ada pula yang non-color. Untuk printer color, menggunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
Ink-Jet Printer
Karena menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inci), maka hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan dua jenis printer sebelumnya, khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun grafik. Kelemahan printer jenis ini adalah, tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat yang bersamaan. (Untuk jenis printer sebelumnya, bisa menggunakan karbon, sehingga beberapa lembar kertas bisa dicetak secara bersama-sama).
Laser Jet Printer
Karena output yang dihasilkan sangat memuaskan, maka printer jenis laser jet sangat cocok digunakan dalam dunia percetakan. Selain itu, pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk dari huruf yang bersangkutan
Plotter
Head dari plotter terdiri dari beberapa buah pena berwarna yang secara terus-menerus akan bergerak keatas kertas gambar guna menghasilkan gambar yang sebelumnya telah dirancang pada sistem komputer. Secara umum, bagian yang ada di dalam plotter terbagi menjadi dua, yaitu drum-plotter dan table-top-plotters (flatbad). Flatbad plotter yang dilengkapi dengan pena ataupun gantungan pena yang selalu bergerak menelusuri permukaan kertas guna menghasilkan gambar
Inkjet Plotters merupakan plotter jenis lain yang bisa menghasilkan berbagai image dengan menggunakan semprotan tinta dari berbagai warna yang mana warna tersebut kemudian akan menempel pada kertas yang tergulung pada sebuah drum. Komputer yang dihubungkan dengan inkjet plotter ini, akan mengontrol pergerakan drum serta semprotan dari tinta yang bersangkutan. Inkjet plotter dapat menghasilkan berbagai kombinasi warna gambar secara cepat, tidak berisik, dan tepat.
Line-Printer
Huruf-huruf yang ada tersusun dalam sebuah drum-huruf yang mempunyai panjang selebar kertas printer. Huruf-huruf pada drum printer ini akan berputar secara cepat, untuk kemudian menempatkan huruf pada posisinya, dan kemudian huruf-huruf tersebut akan menekan kertas sehingga menimbulkan bekas pada kertas untuk satu baris pada saat yang bersamaan.
Secara umum, kualitas huruf yang dihasilkan oleh line printer tidaklah begitu istimewa seandainya dibanding dengan hasil dari sebuah mesin ketik. Line printer memang digunakan bukan untuk kualitas hurufnya, tetapi yang diperlukan adalah kecepatannya dalam mencetak huruf baris demi baris. Secara umum, line printer sanggup mencetak antara 300 hingga 6.000 garis dalam satu menit (lpm).
Printer Digital
Sekarang dapat kita jumpai model-model terbaru printer portable yang dapat mencetak foto digital secara cepat dan pengoperasian yang sangat sederhana. Printer ini dapat mencetak gambar secara langsung dari kamera digital tanpa membutuhkan perangkat komputer. Walaupun demikian, printer jenis ini juga bisa dihubungkan dengan sebuah PC.
Pada sektor video, beberapa pabrikan juga telah melengkapi produk video kameranya yang dapat terhubung langsung dengan sebuah printer mini dimana output video dapat dikonversi langsung dalam bentuk digital.
Proses ini berlaku juga untuk proses sebaliknya dari digital ke-analog. Yang perlu dilakukan hanyalah menghubungkan kedua piranti melalui Bridge secara langsung tanpa melalui PC.
All in One Printer
Printer jenis ini juga menggunakan piranti koneksi lengkap mulai dari port USB standard, network (Ethernet), wifi, hingga Bluetooth. Dengan resolusi cetak yang tinggi membuat printer jenis ini menjadi solusi terbaik dalam urusan cetak mencetak dan berbagai fasilitas pendukung di dalamnya akan makin memudahkan pekerjaan anda di kantor. Namun harga dari printer jenis ini memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan printer jenis lain yang tidak menggunakan beragam fitur selain hanya untuk mencetak saja.
video untuk history of printing :
Sumber
12.30
CONTOH DARI SELEKSI KONDISI
Written By ockyism on Kamis, 25 Oktober 2012 | 12.30
A. Apa itu seleksi kondisi.
Seleksi Kondisi adalah program untuk memilih pernyataan
dalam beberapa kasus, tergantung dari kondisi yang akan dikerjakan, didalam
penyeleksian kondisi pada pascal maupun Delphi.
B.Bentuk – bentuk seleksi kondisi.
Bentuk Seleksi Kondisi di bagi menjadi 2 yaitu;
If – Then – Else
Case – of
1. If – Then – Else
Digunakan untuk menjalankan suatu pernyataan atau satu blok
pernyataan, tergantung pada nilai yang diuji. Bentuk umumnya adalah :
If then ;
atau
If then else ;
Kondisi adalah suatu ekspresi logika atau berupa syarat
percabangan. Perintah If akan meguji ekspresi logika tersebut. Jika kondisi
bernilai True maka akan mengerjakan pernyataan1, jika bernilai False maka akan
mengerjakan pernyataan2.
2. Case – of
Percabangan case-of digunakan untuk menyederhanakan
penggunaan if-then-else yang terlalu panjang. Biasanya case-of baru digunakan
bila kondisi yang dihadapi lebih dari dua macam. Bentuk umunya adalah:
Case of
: ;
: ;
…..
…..
: ;
end;
atau dapat ditulis dengan nilai default (nilai dasar tidak
ada pilihan yang cocok):
Case of
: ;
: ;
…..
…..
: ;
Else
;
end;
C. Penulisan seleksi kondisi di algoritma
Pada algoritma runtunan telah kita lihat bahwa setiap aksi
atau perintah selalu dilakukan bila telah sampai gilirannya. Namun demikian ada
kalanya suatu aksi hanya bisa dilakukan bila memenuhi suatu kondisi atau
persyaratan tertentu. Algoritma ini kita sebut dengan penulisan algoritma
seleksi kondisi atau juga percabangan.
Contoh. Misalnya kita ingin menentukan apakah suatu bilangan
merupakan bilangan genap atau ganjil. Algoritmanya dapat kita jabarkan seperti
berikut ini
1. Mulai
2. Masukkan satu bilangan (X)
3. jika X habis dibagi dua maka lanjut ke 4. Jika tidak
lanjut ke 5
4. tulis ‘X bilangan genap’. Lanjut ke 6.
5. tulis ‘X bilangan ganjil’
6. Selesai
Perhatikan bahwa ada dua kemungkinan perintah yang akan
dikerjakan setelah perintah ke-3 dikerjakan. Jika X habis dibagi dua maka
selanjutnya perintah ke-4 yang dikerjakan, kemudian melompat ke 6 (perintah 5
tidak dikerjakan). Sebaliknya jika X tidak habis dibagi dua perintah
selanjutnya melompat ke-5 (perintah 4 tidak dikerjakan) dan kemudian berakhir
pada perintah ke-6.
Ada dua tipe algoritma percabangan ;
- Satu kondisi ( If – Then – Else )
- Dua kondisi (Case – of )
D. Penulisan seleksi kondisi di Delphi atau pascal
1. if….then….else
Bentuk umum stratemen if
if [kondisi] then
begin
pernyataan1
end
else
begin
pernyataan2
end;
contoh Program :
program Project1;
{$APPTYPE CONSOLE}
var bil:integer;
begin
write('Masukan Bilangan:');readln(bil);
if(bil<0)then
writeln('Bilangan Negatif')
else if(bil>0)then
writeln('Bilangan Positif')
else
writeln('Bilangan Nol');
{ TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
readln;
end.
2. case…of
Bentuk umum stratemen case
Nama hapus bertipe byte, word, integer, longer, shortint,
atau chas kecuali real atau string.
Case (nama) of
: begin
aksi 1 ;
end ;
: begin
aksi 2 ;
end ;
End;
contoh Program :
program Project1;
{$APPTYPE CONSOLE}
var
kdhr:char;
begin
write('Masukan Kode Hari:');readln(kdhr);
writeln;
case kdhr of
'1':writeln('Hari Senin');
'2':writeln('Hari Selasa');
'3':writeln('Hari Rabu');
'4':writeln('Hari Kamis');
'5':writeln('Hari Jumat');
'6':writeln('Hari Sabtu');
'7': writeln('HariMinggu');
end;
readln;
end.
E. Cara Kerja Seleksi Kondisi
Cara dalam menggunakan Seleksi kondisi kita dapat
menggunakan IF ataupun Case.
contoh soal :
1. Buatlah listing Program untuk mencari uang lembur pegawai
dengan ketentuan sbb:
a. uang lembur sebesar Rp. 5000 /jam.
b. bila jam kerja lebih dari 7 jam maka sisa jam kerja
dianggap lembur.
c. bila jam kerja bukan diatas 7 jam, maka tidak dapat
lembur.
listing programnya yakni :
program Gaji_lembur;
uses crt;
const
ul = 5000;
jk = 7;
var
upl :real;
jml,jl : integer;
nama, alamat : string;
begin
clrscr;
gotoXY(20,2);
writeln('--------------------------------------------);
gotoXY(20,4); writeln(' Menghitung Upah Lembur pegawai ');
gotoXY(20,6);
writeln('----------------------------------------- --');
gotoXY(20,8); write ('Nama pegawai :'); readln(nama);
gotoXY(20,10); write('Alamat :'); readln(alamat);
gotoXY(20,12); write('Jumlah Jam Lembur :'); readln(jml);
IF jml >= jk Then
begin
jl :=jml - jk;
end
else
begin
jl :=0;
end;
gotoXY(20,14);
writeln(' Upah lembur Pegawai :',upl);
gotoXY(20,16);
writeln('-------------------------------------- );
readln;
end.
apabila listing program dijalankan maka akan tampil :
2. inputkan nilai uts, uas, nilai tugas dan quiz trus cari
nilai akhir mahasiswa apabila nilai akhir nya = tugas + quiz + uts + uas /4, pa
bila nilai akhirnya d >= 85 maka gradenya A, >= 75 adalah B, >=65
adalah C, >=55 adalah D, <>
Program nilai_mahasisa;
uses crt;
var
uts,uas,tugas,quis :integer;
nm,kls,jur :string;
grade : char;
na:real;
begin
clrscr;
writeln('*******************************);
writeln('Nilai mahasisa);
writeln('******************************');
write('nama :');realdln(nm);
write('kelas :');realdln(kelas);
write('jurusan :');realdn(jur);
writeln('-----------------------------');
write('tugas:');readln(tugas);
write('quiz:');readln(quis);
write('uts:');readln(uts);
write('uas:');readln(uas);
writeln('----------------------------');
na:=(tugas + quis + uts + uas )/4;
writeln('nilai akhir :',na);
if na >=85 then
begin
grade :='A';
end
else if na >=75
then
begin
grade :='B';
end
else if na >=65
then
begin
grade :='C';
end
else if na >=55
then
begin
grade :='D';
end
else
begin
grade :=E');
end;
writeln(' grade
:',grade);
readln;
end.
bila program ini di jalankan akan menampilkan sbb :
Semoga saja bisa membantu anda bagaimana cara kerja seleksi
kondisii
F. Operator Relasional
perator relasional adalah operator yang digunakan untuk
membandingkan dua buah nilai dan menghasilkan nilai berupa True (benar) atau
False (salah). Operator-operator yang dapat digunakan dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.
Operator
Operasi
>
Lebih dari
<
Kurang dari
>=
Lebih besar atau Sama dengan
<=
Lebih kecil atau Sama dengan
<>
Tidak sama deengan
=
Samaa dengan
Operator relasional melambangkan hubungan antara dua entita
(kemungkinan).
Nilai dari hubungan tersebut adalah TRUE berupa angka 1 atau
FALSE yang berupa angka 0
Contoh :
5 > 3 (bernilai benar (TRUE))
6 < 2 (bernilai salah (FALSE))
Label:
Kuliah





